CILACAP, Penatipikorindonesia – Kepala Desa (Kades) Karangreja, Kecamatan Cipari, Kabupaten Cilacap, Wasono, terus menunjukkan komitmennya dalam membangun desa melalui inovasi dan pendekatan berbasis kepercayaan masyarakat. Menjabat selama dua periode, Wasono dinilai sukses membawa perubahan positif di desanya berkat rekam jejaknya yang dekat dengan warga.
Saat ditemui oleh tim redaksi pada Senin (08/06/2026), pria yang dikenal bersahaja ini membagikan kisah perjalanan hidupnya serta visi ke depan untuk Desa Karangreja. Bagi Warsono, modal utama seorang pemimpin bukan sekadar anggaran, melainkan tingkat kepercayaan (trust) yang diberikan oleh masyarakat.
Dari Penjual Bakso Keliling hingga Memimpin Desa
Di balik kesuksesannya memimpin desa, siapa sangka Warsono memiliki latar belakang sebagai seorang pekerja keras dari bawah. Sebelum mendedikasikan diri di pemerintahan desa, ia menghabiskan waktu selama 24 tahun merantau di Ibu Kota.
”Saya dulu fokus menjadi bakul (penjual) bakso keliling di kawasan Jakarta Pusat. Perjuangan di ibu kota itu saya akhiri pada tahun 2010 untuk kemudian kembali dan mengabdi di kampung
halaman,” kenang Wasono.
Pengalaman hidup yang menempa mentalnya di perantauan tersebut justru membentuk karakternya menjadi pemimpin yang peka terhadap kebutuhan ekonomi warga kecil.
Mengembangkan Sektor Pertanian dan Peternakan
Sebagai figur yang tidak bisa diam, Wasono juga aktif bergerak di bidang agribisnis untuk memberi contoh nyata bagi warganya. Sejak tahun 2024 lalu, ia mulai merintis budidaya perkebunan pohon durian bawor—salah satu varietas durian unggulan yang bernilai ekonomi tinggi.
Tak hanya itu, di sela-sela kesibukannya mengurus administrasi desa, ia juga melakoni aktivitas sampingan dengan memelihara tiga ekor kambing.
”Ternak kambing ini sebenarnya cuma buat kegiatan lain di waktu senggang, sekaligus untuk tetap menjaga kedekatan dengan kultur agraris masyarakat desa kami,” ujarnya sambil tersenyum.
Menatap Periode Ketiga “Melihat Situasi Lawan”
Keberhasilan memimpin selama dua periode membuat nama Warsono kembali digadang-gadang oleh masyarakat untuk melanjutkan kepemimpinannya ke periode ketiga. Menanggapi aspirasi tersebut, Wasono mengaku siap, namun tetap bersikap realistis dan penuh perhitungan.
Ketika ditanya mengenai kesiapannya untuk maju kembali dalam bursa pemilihan kepala desa (Pilkades) mendatang, ia menyatakan masih memantau perkembangan peta politik di desa.
”Keinginan untuk terus memajukan desa itu pasti ada. Namun, untuk langkah maju ke periode ketiga nanti, saya masih melihat situasi dan konstelasi lawan politik terlebih dahulu,” pungkasnya secara diplomatis.
Dengan rekam jejak yang bersih, ide-ide cemerlang, serta modal kepercayaan masyarakat yang kuat, kiprah Wasono di Desa Karangreja diprediksi akan tetap menjadi sorotan utama dalam panggung politik dan pembangunan di karangreja. (Rival R.D.K/tim)









