SITUBONDO, Penatipikoindonesia.com Komando Daerah Militer (Kodam) V/Brawijaya bergerak cepat memastikan kesiapan infrastruktur pertahanan di wilayah Jawa Timur. Pangdam V/Brawijaya dijadwalkan turun langsung ke lapangan guna meninjau kesiapan lahan yang akan dibangun instalasi militer di kawasan, Desa Kukusan , Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo.
Pantauan di lapangan menunjukkan pengamanan super ketat dari personel TNI sudah disiagakan di sejumlah titik strategis sejak beberapa hari terakhir. Salah satu titik krusial yang menjadi fokus pengamanan adalah Pertigaan Widuri, jalur utama yang menjadi urat nadi perbatasan antara Kabupaten Bondowoso dan Kabupaten Situbondo.
Anggota Koramil Cerme, Kopka Sukardi, saat ditemui di lokasi penyekatan menyatakan bahwa seluruh personel telah disiagakan penuh guna mengamankan rute pergeseran orang nomor satu di Kodam V/Brawijaya tersebut.
“Kami ditugaskan untuk menjaga dan mengamankan Pertigaan Widuri ini dalam rangka kunjungan kerja Bapak Pangdam V/Brawijaya ke wilayah Kodim Situbondo. Personel sudah standby melakukan persiapan sejak Minggu lalu,” ujar Pak Sukardi saat diwawancarai jurnalis Pena Tipikor Indonesia, Husin, di lokasi, Rabu (3/6/2026)
Menurut informasi yang dihimpun, Pangdam V/Brawijaya yang sebelumnya berada di wilayah Bondowoso akan bergeser ke Situbondo hari ini. Kunjungan strategis ini juga didampingi oleh Danrem 0823/Baladhika Jaya Malang, Dandim Situbondo, Dandim Bondowoso, serta jajaran perwira tinggi lainnya.
Tak hanya dari unsur TNI, Bupati Situbondo Rio Prayogo beserta jajaran Pemerintah Kabupaten juga dipastikan hadir di lokasi. Kehadiran pihak eksekutif ini guna menyinkronkan kesiapan lahan dan perizinan terkait pembangunan fasilitas yang akan ditempatkan di Kecamatan Kendit tersebut.
Pembangunan ini diharapkan mampu memperkuat pertahanan wilayah sekaligus membawa dampak positif bagi pembangunan daerah setempat.
Pewarta : Husin M Ali Albalghoist












