Jakarta || Penatipikorindonesia.com – 20 November 2024 – Mahkamah Agung Republik Indonesia menegaskan komitmennya terhadap aksi global melawan krisis iklim dengan berpartisipasi dalam Konferensi Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations Climate Change Conference/COP 29) di Baku, Azerbaijan, pada 11-22 November 2024.
Kepala Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan Hukum Mahkamah Agung, Bambang Hery Mulyono, S.H., M.H., hadir sebagai perwakilan lembaga peradilan tertinggi Indonesia dalam forum bergengsi ini.
COP 29 menjadi ajang penting yang mempertemukan para pemimpin global, akademisi, praktisi hukum, masyarakat adat, generasi muda, dan masyarakat sipil untuk merumuskan langkah konkret menghadapi perubahan iklim.
Forum ini diharapkan menghasilkan keputusan penting, termasuk target pembiayaan iklim baru dan strategi pengurangan emisi global.
Pada 16 November 2024, Bambang Hery Mulyono turut berkontribusi dalam sesi diskusi bertajuk Perubahan Iklim dan Pengadilan: Perspektif Peradilan dalam Litigasi Iklim.
Diskusi ini membahas peran strategis lembaga peradilan dalam menyelesaikan sengketa terkait perubahan iklim sekaligus mendorong keadilan iklim di tingkat global.
Bambang bergabung dalam panel internasional bersama hakim dari India, Nepal, Mozambik, dan Pakistan.
Panel ini menyoroti pentingnya penguatan kapasitas peradilan dalam menangani kasus-kasus kompleks terkait perubahan iklim, termasuk kebutuhan pemahaman mendalam terhadap hukum internasional dan isu ilmiah.
Dalam paparannya, Bambang menjelaskan tantangan yang dihadapi pengadilan di Indonesia dalam menangani kasus-kasus perubahan iklim.
Ia menekankan pentingnya peningkatan kapasitas hakim untuk memahami isu-isu ilmiah terkait, serta perlunya kolaborasi internasional guna memperkuat kemampuan peradilan dalam menangani litigasi iklim.
“Kehadiran Mahkamah Agung di COP 29 mencerminkan komitmen lembaga peradilan Indonesia dalam mendukung mitigasi dan adaptasi terhadap dampak perubahan iklim.
Ini adalah langkah strategis untuk memperkuat posisi Indonesia di kancah global sekaligus mewujudkan keadilan iklim bagi semua,” ujar Bambang.
Partisipasi aktif Mahkamah Agung dalam forum ini tidak hanya memperkuat posisi Indonesia di panggung internasional tetapi juga menjadi upaya nyata dalam mendukung keberlanjutan dan keseimbangan ekosistem global di masa depan.
Sumber: – Divisi Humas Mahkamah Agung RI, Jakarta, 20 November 2024.
( @Red.PTI.com )










