Tangerang | Penatipikor.com – Dinilai tak becus optimalisasikan fungsi pengawasan, dua Proyek Pembangunan di Cisoka diduga kuat Bermasalah, Bupati Tangerang, Drs, Moch. Maesyal Rasyid, diharap terjunkan Inspektorat dan segera panggil Camat Cisoka. Selasa (14/04/26)
Hal tersebut dinilai perlu dilakukan,guna menjaga kepercayaan publik paska menculnya Dua proyek yang diduga kuat bermasalah dan dikerjakan asal jadi. Selain dinilai tak becus optimalisasikan fungsi pengawasan, Kecamatan Cisoka pula diduga kuat melakukan pembiaran terhadap upaya pengaburan informasi yang dilakukan oleh pihak kontraktor.
Berikut informasi ke Dua Proyek yang diduga kuat bermasalah tersebut, 1) Proyek Pemeliharaan Jalan Paving Blok yang berada di Kp Panggang Rt 004 Rw 003 Desa Selapajang, pada kegiatan ini, amparan agregat pada Lapisan Pondasi Bawah (LPB) tampak jauh dari kata maksimal dan dilaksanakan tanpa adanya proses pemadatan menggunakan alat berat sehingga konstruksi jalan Paving Blok sangat mudah amblas, amparan Abu batu terlihat sangat tipis yang diperkirakan hanya memiliki ketebalan 2cm, selain kedua hal di atas, jenis Paving Blok diduga kuat bukanlah jenis Paving Blok yang sudah ter lisensi Standar Nasional Indonesia(SNI).
Yang ke 2) Proyek Turap yang berada di Desa Cibugel, pada proyek turap ini, kejanggalan mulai muncul dengan adanya tumpukan matrial batu lama, yang hampir keseluruhan kembali digunakan dan dipasang didalam pembangunan turap baru, prilaku licik para pengeruk uang rakyat seperti ini belakang mulai semakin menjadi jadi, hal tersebut tentunya pula sangat dipengaruhi oleh lemahnya fungsi pengawasan yang dilakukan oleh pihak penyelenggara kegiatan dalam hal ini Kecamatan Cisoka.
Buruknya fungsi pengawasan ditubuh Kecamatan Cisoka, tentunya menimbulkan berbagai persepsi diruang publik, berbagai suara samar ditengah perbincangan beberapa penggiat sosial, mengarah pada adanya dugaan upaya pembiaran praktek curang yang dilakukan oleh Kecamatan Cisoka. Beberapa pihak lain menilai bahwa, optimalisasi fungsi pengawasan akan sangat tergantung pada ketegasan dari sosok pemimpin berintegritas tinggi.
“Jika kepemimpinan itu di isi oleh sosok yang memiliki ketegasan dan menjunjung tinggi integritas sebagai abdi negara, maka potensi penyimpangan tentunya dapat ditekan, bukan justru sebaliknya, kami berharap Kecamatan Cisoka, dapat selalu menjaga integritas dan tak kenal kompromi atas segala praktek penyimpangan. Ucap Arul, salah satu aktivis yang cukup senior kepada awak media ini.
Sementara itu ditempat dan waktu yang terpisah, Camat Cisoka, Sumartono, hingga kini belum berhasil ditemui dan dihubungi untuk dikonfirmasi dan pemberitaan lebih lanjut.
Maraknya praktek penyimpanan didalam proses pelaksanaan pembangunan yang selama ini terjadi diberbagai wilayah Kecamatan Cisoka, sudah seharusnya mendapatkan respon tegas baik oleh pihak auditor maupun APH, seperti misalnya Inspektorat, dan BPK. kepolisian dan kejaksaan. Hal tersebut dinilai penting guna mencegah terjadinya kebocoran dan kerugian keuangan daerah akibat berkurang nya umur pakai bangunan yang disebabkan oleh praktek curang oknum kontraktor.
Akibat dari adanya beberapa kecurangan yang dilakukan oleh para oknum pengusaha kontruksi di dua proyek berbeda tersebut, maka Keuangan Daerah, berpotensi dirugikan hingga puluhan juta rupiah.
Jurnalis : Nurdin)










