JAKARTA, PenatipikorIndonesia.com – Gelombang kritik keras terhadap kinerja Nanang Avianto sebagai Kapolda Jawa Timur terus menguat. Kali ini, Ketua Komite Anti Korupsi (KAKI) Jawa Timur, Moh. Hosen, secara terbuka mendesak Kapolri Listyo Sigit Prabowo untuk segera mencopot jabatannya.
Desakan tersebut bukan tanpa alasan. Selama masa kepemimpinan Nanang Avianto, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di berbagai wilayah Jawa Timur dinilai semakin memburuk dan tidak terkendali.
Aksi kriminal seperti perampokan, pencurian kendaraan bermotor, hingga balap liar terjadi hampir merata di kabupaten dan kota. Bahkan di Surabaya, fenomena begal dan curanmor disebut-sebut semakin merajalela tanpa penanganan yang tegas.
“Ini bukan lagi sekadar kelalaian, tapi bentuk kegagalan total dalam menjaga keamanan masyarakat. Aparat seolah kehilangan kendali,” tegas Moh. Hosen, Sabtu (21/03/2026).
Ia menilai lemahnya pengawasan dan minimnya patroli menjadi bukti bahwa pimpinan di tingkat Polda tidak mampu menggerakkan jajarannya secara maksimal. Kondisi ini dinilai telah menciptakan rasa takut di tengah masyarakat.
Lebih memprihatinkan lagi, aksi kriminal juga menyasar fasilitas vital negara. Pencurian komponen penting di Jembatan Suramadu menjadi sorotan serius. Dalam beberapa waktu terakhir, pelaku diketahui telah berulang kali mencuri besi pelindung tiang pancang jembatan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi tersebut telah terjadi hingga 21 kali. Para pelaku, yang diduga merupakan komplotan nelayan, menjalankan aksinya dengan modus berpura-pura mencari kerang pada dini hari menggunakan perahu.
Barang yang dicuri bukanlah komponen biasa, melainkan bagian vital berupa besi pelindung antikarat dengan berat mencapai 120 kilogram per balok. Aksi ini tidak hanya merugikan negara, tetapi juga berpotensi membahayakan ribuan pengguna jalan yang melintas setiap harinya.
“Ini sudah sangat parah. Infrastruktur nasional bisa dijarah berulang kali tanpa pengawasan ketat. Di mana peran kepolisian? Ini bukti nyata bahwa Kapolda Jatim gagal menjalankan tugasnya,” lanjut Hosen dengan nada geram.
Ia menegaskan, jika kondisi ini terus dibiarkan, maka bukan hanya keamanan masyarakat yang terancam, tetapi juga keselamatan publik secara luas.
Atas dasar itu, KAKI Jatim mendesak Kapolri Listyo Sigit Prabowo untuk segera mengambil langkah tegas dengan mencopot Nanang Avianto dari jabatannya.
“Jangan tunggu situasi semakin kacau. Jika tidak mampu menjaga keamanan, lebih baik diganti. Masyarakat butuh kepastian, bukan pembiaran,” pungkasnya.
Bersambung













