TANGERANG–penatipikorindonesia – Pelaksanaan proyek pemasangan saluran air (U-Ditch) di Kp Pagodogan Rt 01/03 Kelurahan Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang,Banten kini menjadi sorotan. Pihak Kecamatan Pasar Kemis didesak untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja kontraktor di lapangan. Hal ini menyusul adanya keluhan warga terkait kualitas pengerjaan proyek yang diduga kuat bermasalah dan dikerjakan secara asal-asalan. Sabtu (30/05)
Berdasarkan pantauan di lokasi, pemasangan U-Ditch terlihat tidak rapi dan terkesan terburu-buru. Beberapa bagian beton pembatas saluran tampak miring, retak, dan ketinggiannya tidak sejajar. Kondisi ini dikhawatirkan tidak akan berfungsi optimal dalam mengalirkan air, bahkan berpotensi memicu genangan baru saat hujan deras melanda.
Selain itu, proses galian tanah, nampak dilakukan secara tidak menyeluruh, sehingga menghasilkan tonjolan beton tidak merata, selain galian tanah, kondisi pelaksanaan semakin diperburuk dengan tidak dilakukan nya proses amparan pasir menggunakan mortal.
Sementara itu, Ketua Umum Komite Jurnalis Nasional Indonesia KJNI) Arul, menyatakan kekecewaannya. Ia menilai pengawasan dari instansi terkait (Kecamatan Pasar Kemis) masih sangat lah lemah, serta dianggap masih amat jauh dari harapan, sehingga pihak pemborong sangat leluasa untuk bekerja tanpa memedulikan standar kualitas yang ditentukan.
Arul pun berharap agar pihak Kecamatan Pasar Kemis tidak tinggal diam dan segera turun tangan menegur pihak ketiga selaku pelaksana proyek dan tidak menerima jenis matrial uditch yang digunakan apabila diketahui tidak sesuai dengan standar nasional Indonesia (SNI) lebih spesifik iapun mendesak adanya upaya perbaikan ulang pada bagian saluran yang rusak sebelum proyek tersebut dinyatakan selesai dan diserahterimakan.
Hingga berita ini diturunkan, baik pelaksana lapangan maupun kontraktor belum berhasil ditemui guna dikonfirmasi dan pemberitaan lebih lanjut.(Nurdin)









