Bareskrim Polri Ungkap Jaringan Judi Online Skala Nasional dan Internasional

Penatipikor.com|JAKARTA — Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri berhasil mengungkap jaringan perjudian online berskala nasional hingga internasional yang beroperasi melalui sejumlah situs daring, di antaranya Slot Bola 88, Raja Spin 88, dan Inibet 77.

Pengungkapan kasus ini merupakan hasil penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan secara profesional oleh penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri sebagai bagian dari upaya penegakan hukum terhadap tindak pidana perjudian daring yang melanggar peraturan perundang-undangan di Indonesia.

Dalam pengungkapan tersebut, Bareskrim Polri menyita barang bukti berupa aset dengan total nilai mencapai Rp59,1 miliar yang diduga berasal dari hasil tindak pidana perjudian online. Penyidik juga menemukan aliran dana yang disamarkan melalui 11 penyedia jasa pembayaran serta 17 perusahaan fiktif yang sengaja dibentuk untuk memfasilitasi transaksi, termasuk penggunaan QRIS. Dua perusahaan fiktif di antaranya diduga berfungsi sebagai penampung dana hasil judi online.

Berdasarkan hasil penyidikan, Bareskrim Polri telah menetapkan lima orang tersangka, terdiri dari empat laki-laki dan satu perempuan, masing-masing berinisial MNF, MR, QF, AL, dan WK. Selain itu, satu orang lainnya berinisial FI ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO). FI diduga berperan memerintahkan MNF untuk mendirikan PT STS yang digunakan sebagai merchant pada penyedia jasa pembayaran.

Jaringan perjudian online ini diketahui beroperasi secara terorganisasi dan memanfaatkan teknologi informasi serta sistem pembayaran digital untuk menyamarkan aliran dana dan memperluas jangkauan transaksi lintas wilayah, baik di dalam negeri maupun luar negeri.
Bareskrim Polri menegaskan komitmennya untuk terus melakukan penegakan hukum secara tegas, profesional, dan transparan dalam rangka memberantas tindak pidana perjudian online dan kejahatan siber lainnya demi menjaga ketertiban serta melindungi masyarakat.

(Hms/degading)