Asintel Kejati Bali Awali Tahun Anggaran 2026 dengan Penguatan Strategi Intelijen Daerah

PENATIPIKOR. COM|DENPASAR – BALI. mengawali Tahun Anggaran 2026, Asisten Intelijen (Asintel) Kejaksaan Tinggi Bali, Bapak Oktario Hartawan Achmad, S.H., M.H., bergerak cepat dengan menggelar Rapat Pemaparan Rencana Kegiatan dan Kinerja Bidang Intelijen Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa, 6 Januari 2026, bertempat di Ruang Vicon Bidang Intelijen Kejati Bali.

Rapat ini diikuti oleh seluruh Kepala Seksi (Kasi) di lingkungan Bidang Intelijen Kejati Bali, para Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejaksaan Negeri se-Bali, serta Kepala Cabang Kejaksaan Negeri (Kacabjari) Klungkung di Nusa Penida.

Dalam arahannya, Asintel Kejati Bali menekankan pentingnya kesamaan visi, persepsi, dan pola tindak jajaran intelijen di seluruh wilayah hukum Bali. Sebagai “mata dan telinga” institusi Adhyaksa, jajaran intelijen diminta untuk terus memperkuat kemampuan deteksi dini dan peringatan dini (early warning) terhadap berbagai potensi Ancaman, Gangguan, Hambatan, dan Tantangan (AGHT) yang dapat memengaruhi stabilitas daerah.

“Tahun 2026 menuntut intelijen yang lebih responsif, akurat, dan modern. Saya minta seluruh Kasi Intel dan Kacabjari memetakan potensi kerawanan sejak awal tahun serta mengoptimalkan fungsi Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS), agar proyek pemerintah berjalan tepat waktu dan tepat mutu,” tegas Asintel.

Selain fokus pada penguatan intelijen yustisial, rapat ini juga membahas strategi optimalisasi penyerapan anggaran serta target kinerja penyuluhan hukum, melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat (PAKEM), dan Jaksa Garda Desa (Jaga Desa).

(Red/degading)