Penatipikor.com | MANGUPURA – Ribuan masyarakat memadati kawasan Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, pada Minggu (8/3/2026) malam untuk menyaksikan penutupan Badung Caka Fest 2026. Festival budaya yang digelar menjelang Hari Raya Nyepi ini menjadi ruang ekspresi bagi generasi muda Bali dalam menampilkan kreativitas melalui ogoh-ogoh dan berbagai seni pertunjukan.
Kegiatan yang dihadiri sekitar 7.000 penonton tersebut turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, serta Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba, SH, SIK, MH. Hadir pula perwakilan Kodim 1611/Badung, Kejaksaan Negeri Badung, jajaran OPD Kabupaten Badung, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta para peserta Sekaa Teruna–Teruni dari berbagai kecamatan di Kabupaten Badung.
Badung Caka Fest merupakan agenda budaya yang bertujuan melestarikan tradisi sekaligus memberi ruang bagi kreativitas generasi muda Bali. Melalui karya ogoh-ogoh dan penampilan seni, para pemuda menunjukkan semangat menjaga warisan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Dalam sambutannya, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengapresiasi seluruh Sekaa Teruna–Teruni yang telah berpartisipasi dan menampilkan karya terbaiknya. Ia menilai tingginya antusiasme masyarakat menjadi bukti bahwa festival budaya seperti ini memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat Badung. Ke depan, pemerintah daerah berkomitmen untuk menyiapkan area yang lebih luas dan menata pelaksanaan kegiatan agar masyarakat dapat menikmati festival dengan lebih nyaman dan meriah.
Sementara itu, Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba menyampaikan bahwa Polres Badung bersama TNI, Dishub, Satpol PP, serta Pecalang bersinergi melakukan pengamanan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib. Kehadiran aparat keamanan di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman sehingga masyarakat dapat menikmati jalannya festival dengan penuh kebersamaan.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketertiban, mematuhi aturan lalu lintas, serta bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat, Badung Caka Fest diharapkan terus menjadi ruang kebersamaan yang memperkuat pelestarian budaya Bali sekaligus mempererat rasa persaudaraan di tengah masyarakat.
(Hms/degading)








