Bogor || Penatipikorindonesia.com –
Kamis, 9 Januari 2025 Pukul. 09.00 diiringi rinai gerimis panjang, Pemdes Cogreg Kec. Parung melaksanakan kegiatan Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu. Kegiatan yang dihadiri oleh seluruh kader posyandu dari 16 posyandu di Desa Cogreg.
Kegiatan dilaksanakan di Aula Kantor Desa Cogreg Jalan. Pahlawan, dihadiri orang no. 1 Mad Yusuf Supriatna, Sekdes Nurasim S.Pd.I, Ket. TP PKK Desa Maesaroh, Ketua TP. PKK Kec. Parung Hesty Adhi Nugraha, Tin Kusumawati Ppj Pengawas Posyandu, Sekcam Parung Endang, perwakilan Puskesmas Cogreg, puluhan kader dari 16 posyandu se Desa Cogreg, Pol. PP Kec. Parung dan Binwil Desa Cogreg.
Kegiatan dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Tegar Beriman, dengan dirigen Jujun Juniarti anggota BPD Desa Cogreg.

Titin Kartika sebagai pembawa acara mengawali kegiatan dengan memberi kesempatan kepada Kepala Desa Mad Yusuf Supriatna untuk sambutan pertama dan sekaligus membuka secara resmi kegiatan Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu Tahun 2025.
Kades Mad Yusuf Supriatna memaparkan kepada para kader dan tamu undangan perihal Pemdes Cogreg yang minim anggaran, tidak bisa mengikuti kegiatan-kegiatan seperti desa desa lainnya, karena Pemdes Cogreg wilayahnya cukup luas, dari berbagai anggaran seperti Banprov, Bhprd, Dd, Add, Bhprd masih kekurangan karena dialokasikan untuk kegiatan rutin insentif 150 orang.
Tetapi alhamdulillah, tutur Kades Cogreg lagi, pemdes masih bisa melakukan Kegiatan Kapasitas Kader Posyandu untuk menambah ilmu pengetahuan dari para narasumber menyangkut pelayanan di posyandu seperti balita, ibu hamil. Sementara itu Desa Cogreg menjadi contoh kasus stunting yang sampai hari ini masih ada +/- 41 anak stunting. Dokter Pkm Cogreg juga mengatakan agar pemdes bersinergi dengan Blkb dan puskesmas dalam hal pemberian makanan tambahan pada anak stunting.
Bidan Verawati dari Puskesmas Cogreg mewakili Dr. Diana yang tidak dapat hadir karena ada kegiatan verifikasi di Kec. Parung, pesan Dr. Diana kegiatan hari ini dapat berjalan lancar.
Disusul Tin Kusumawati dari Ppj pengawas posyandu Kec. Parung memaparkan berbagai hal terkait posyandu diantaranya Manfaat diselenggarakannya Posyandu diantaranya: Masyarakat berdaya untuk berperan aktif dalam pembangunan kesehatan. Meningkatnya akses masyarakat dalam pelayanan kesehatan dasar seperti: Pelayanan Kesehatan Bayi dan Balita, Pelayanan Kes Ibu Hamil, Nifas dan Menyusui, Pelayanann Kesehatan Remaja, Pelayanan Kesehatan WUS/PUS/Usia Produktif, Pelayanan Kesehatan Lansia.
Kasi PM Tomi yang baru pertama kali hadir di Pemdes Cogreg memberi apresiasi kepada ibu-ibu kader, dan utamanya pada Maisaroh sebagai Ketua TP. PKK yang telah menyelenggarakan kegiatan peningkatan kapasitas kader posyandu. Ia juga menginformasikan data dari BMKG terkait bencana yang disebut Megatrash dan pernah terjadi Tahun 1899.
Dipenghujung acara Hesty Adhi Nugraha Ketua TP. PKK Kec. Parung dengan ramah, ceria dan penuh humor menyapa semua para ibu kader posyandu yang hadir. Dan menguji ibu kader dengan pertanyaan: Apa itu posyandu? Dan iapun menjelaskan mengenai materi dasar posyandu, yaitu meliputi Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), Gizi, Imunisasi, KB, Penanggulangan Diare, Pemantauan pertumbuhan anak, Edukasi kesehatan.
Pewarta: Agustion Kaperwil Jabar & Red@ksi.pti.com








