Kabupaten Bekasi, Jawa Barat || Penatipikorindonesia.com – Dituding wanprestasi,pembangunan Jembatan Penghubung Desa Pantai Mekar dan Desa Pantai Bakti Muara Gembong merupakan proyek strategis daerah kabupaten Bekasi yang menelan anggaran Sebesar Rp. 120 Milyar .
Pj Bupati Bekasi dan Dinas Sumberdaya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) melakukan peresmian Proyek strategis itu,di tengah Terjadi wanprestasi,berdasarkan Informasi kontrak pekerjaan pelaksanaan 280 hari mulai dari tanggal 13 maret hingga 17 desember 2024,namun peresmian terkesan dipaksakan , kepala dinas SDABMBK Henri Lincoln seolah membuat malu Pj Bupati, meresmikan Jembatan Tapi tahap pelaksanaan Belum Selesai,hingga Jembatan itu belum bisa di manfaatkan warga pasca Peresmian oleh PJ Bupati senin (23/12/2024).
Kepala Dinas Sumberdaya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi Henri Lincoln di tengah peresmian itu mengatakan kepada media,”proses pembangunan udah mencapai Finishing,diklaim tinggal 2% lagi penyelesaian, hingga sampai saat peresmian belum bisa di launching karena proses pekerjaan terkendala cuaca, Seperti pengaspalan gak mungkin dilakukan saat hujan,”ujarnya beralibi.
“Seperti diketahui,”Proses pelaksanaan mulai bulan Maret merupaka musim kemarau hingga bulan 11 ,hanya saja bulan Desember alasan pak kadis terkendala cuaca,itu gak masuk di akal kata Ketua LSM LMPI Andreyas Tambunan.
Andreyas menyoroti bagaimana perubahan addendum pelaksanaan nya,apakah dinas SDABMBK melakukan addendum,karena sampai peresmian tanggal 23 Desember 2024 pekerjaan belum rampung,batas waktu pelaksanaan kan tanggal 17 desember ,tentu ini juga harus di jelaskan Pak kadis Hendri Lincoln,”Ujarnya.
Dirinya menuding Kepala Dinas Henri Linciln Sengaja Mempermalukan Pj Bupati Dedy Supriyadi ,Meresmikan Proyek Stategis Kabupaten Bekasi Tapi Terjadi Wanprestasi ,”Sindirnya.
( @Red@ksi.pti.comĀ )










