TANGERANG, Penatipikor.com – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kecamatan Gunung Kaler ke-20 yang digelar meriah sejak 23 hingga 27 April 2026 kini menuai sorotan tajam. Di tengah gegap gempita rangkaian acara untuk masyarakat, pemerintah kecamatan justru dinilai tidak transparan soal penggunaan anggaran kegiatan.
Berbagai agenda telah disiapkan untuk memeriahkan HUT ke-20 Kecamatan Gunung Kaler. Namun saat sejumlah wartawan mencoba menanyakan berapa besar dana yang digunakan, pejabat terkait justru saling lempar jawaban dan terkesan menghindar.
Ketua panitia kegiatan belum memberikan penjelasan rinci. Sekretaris Kecamatan Gunung Kaler, Subhan, saat dimintai keterangan juga enggan menjawab pasti soal besaran anggaran.
“Coba ke camat atau yang lain ya. Kalau untuk semua kegiatan saya tidak berani jawab karena saya takut salah,” ujarnya singkat saat ditemui di sela kegiatan jalan sehat, Jumat (24/4/2026).
Jawaban tersebut menimbulkan tanda tanya besar. Sebab sebagai Sekretaris Kecamatan yang juga terlibat dalam jalannya pemerintahan, seharusnya mengetahui alokasi anggaran kegiatan resmi yang dilaksanakan instansi pemerintah.
Tak hanya itu, Camat Gunung Kaler yang hadir dalam rangkaian acara juga belum mampu membeberkan secara detail total dana yang dipakai untuk menyukseskan pesta rakyat tersebut.
Sikap bungkam para pejabat ini memicu dugaan adanya upaya menutup-nutupi penggunaan anggaran publik. Padahal, dana kegiatan pemerintahan wajib disampaikan secara terbuka kepada masyarakat sebagai bentuk akuntabilitas dan transparansi.
Masyarakat kini menunggu keberanian Pemerintah Kecamatan Gunung Kaler untuk membuka secara terang benderang sumber dana, nominal anggaran, serta rincian penggunaannya. Jangan sampai perayaan ulang tahun kecamatan yang seharusnya membawa kebanggaan justru meninggalkan pertanyaan dan kecurigaan publik.(Tim)










