Kab.Tangerang, Penatipikor.com – Dewan Pimpinan Pusat Komite Jurnalis Nusantara Independen (DPP KJNI) akan bersurat terkait dugaan buruk komunikasi Iman Bahlawi selaku Camat Mekar Baru kepada Sekda Kabupaten Tangerang
Melalui Wakil Ketua Umum nya, Herianto, DPP KJNI akan segera melayangkan surat resmi dampak dugaan buruk nya komunikasi yang Imam Bahlawi terhadap masyarakat dan para jurnalis sejak awal menjabat sebagai Camat Mekar Baru hingga saat ini
“Dulu APDESI Mekar Baru sempat menolak Iman Bahlawi menjabat sebagai Camat Mekar Baru atas dugaan buruknya komunikasi, setelah kami rasakan dari awal beliau menjabat hingga saat ini memang benar demikian, dibeberapa hari ini saya coba komunikasi terkait beberapa persoalan di Wilayah Kecamatan Mekar Baru, namun gak ada respon”tutur Heri
Lebih lanjut Heri menyampaikan “Sebagai Pejabat publik, Pak Iman semesti nya peka terhadap situasi dan kondisi, penting Pejabat menerima masukan saran dan kritik, ini mesti ada pembinaan, maka kami KJNI bersepakat akan melayangkan surat resmi ke Sekda agar Pak Iman mendapat pembinaan”tegasnya
Sebagaimana di ketahui, awal Iman Bahlawi dilantik menjabat menjadi Camat Mekar Baru, Forum APDESI Mekar Baru sempat melayangkan surat penolakan dengan dalil/alasan buruknya Iman Bahlawi dalam berkomunikasi saat menjadi Sekcam, ternyata dugaan yang sama pun kembali muncul
Salah sumber (staf kecamatan) yang enggan disebutkan namanya juga mengatakan, bahwa Iman Bahlawi juga kerap kurang sinkron dengan bawahannya hingga muncul dugaan adanya gratifikasi persentase keuntungan proyek yang diterima
Heri selaku Waketum KJNI yang juga Putra Kelahiran Mekar Baru menyayangkan sikap Iman Bahlawi sebagai Camat yang terbilang pasif dan tertutup
“kami nilai pasif dan tertutup, harusnya pola kibajakannya melanjutkan program camat terdahulu, seperti rutinitas Korve dijalan Syeh Nawawi itu, Kecamatan Mekar Baru ini sempat menjadi Juara Umum MTQ Tingkat Kabupaten saat Pak Aan, Kemitraan yang harmonis dengan Media itu bagian dalam suksesnya program, kalau komunisinya buruk bagaimana kami bisa memberi saran dan kritik?terangnya (Andi)








