Akhir Tahun 2022 Dibangun, Jalan Bojong Loa Cisoka kini Kembali Hancur ? Kecewaan Warga Meluap.

Tangerang, Penatipikor.com – Nyaris tergelincir akibat jalanan yang rusak parah, salah satu warga asal Desa Bojong Loa, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang,Banten. Sampaikan Kekecewaan nya terhadap kwalitas pembangunan jalan. Jum’at (03/04/26)

Selain mengeluhkan kondisi infrastruktur jalan yang kembali berada dalam kondisi hancur paska diperbaiki pada akhir November 2022 silam. Jalan yang sekitar tiga tahun lalu dibangun oleh Pihak Pemerintah Kabupaten Tangerang, melalui PL Kecamatan Cisoka, saat ini sudah mengalami kerusakan yang diperkirakan mencapai 80%. Padahal menurut keterangan yang diperoleh, jalan tersebut kala itu dibangun secara total menggunakan Hotmix, dengan anggaran yang diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah, tentunya diharapkan dapatmampu bertahan lama, namun faktanya, jalan tersebut kini sudah kembali pada situasi memperihatinkan.

Pantauan di lokasi yang dilakukan oleh awak media ini pada beberapa waktu yang lalu, terlihat batu batu besar dan krikil terhampar menganga, kerusakan hampir terjadi sepanjang jalan, sedangkan kondisi kerusakan terparah berada pada lokasi jalan menurun. Aspal jalan tampak mengelupas, retak-retak, dan berlubang. Saat hujan turun, lubang-lubang tersebut tergenang air, tak ubah menyerupai kubangan kerbau, hal ini tentunya dinilai sangat membahayakan warga, pengendara roda dua maupun roda empat jika tak segera tertangani dengan baik.

“Ini rasanya baru kemarin dibangun, mas. Belum ada empat tahun, kok sudah hancur lagi. Padahal dulu kami (warga) udah seneng banget. Kalau seperti ini kan selain pemborosan anggaran,” Tentunya kami sebagai warga kecewa.ujar Putri, salah satu warga setempat.

Sementara itu, salah satu Aktivis menilai bahwa terdapat potensi ketidak sesuaian teknik pada saat proses pelaksanaan, selain itu berbagai faktor dikatakannya dapat pula berpotensi menjadi penyebab rusak nya fasilitas jalan di usia yang bisa dikatakan seumur jagung,” Banyak faktor tentunya,salah satunya, mungkin pada saat proses pengerjaan proyek jalan tersebut dilakukan asal-asalan atau tidak sesuai spesifikasi teknis. Selain itu, tonase kendaraan berat yang melintas di luar kapasitas jalan juga bisa menjadi pemicu cepat rusaknya jalan tersebut. Ucap Erwin.

Sementara itu, dari berbagai sumber yang secara eksplisit dihimpun oleh awak media ini, Penyebab Jalan Cepat Rusak

Berdasarkan analisis ahli teknik sipil, kerusakan jalan yang baru dibangun sering kali disebabkan oleh:

Drainase yang Buruk: Air yang menggenang di permukaan jalan akibat saluran air yang tersumbat atau tidak ada, secara cepat melemahkan pondasi aspal.

Kualitas Aspal Rendah: Penggunaan material aspal yang tidak sesuai dengan Job Mix Formula (JMF) mengurangi daya rekat.

Overtonase Kendaraan: Jalan yang dirancang untuk beban ringan sering dilintasi truk bermuatan berat (overtonase), melebihi kapasitas struktur jalan.

Pemadatan Kurang: Tanah timbunan yang kurang padat menyebabkan penurunan tanah dasar.

Beberapa analisis yang berhasil dihimpun ini, tentunya dapat memberikan pemahaman atas adanya beberapa indikator penyebab utama terjadinya kerusakan jalan.

Lebih lanjut Warga meminta agar pihak terkait, khususnya Kecamatan Cisoka serta Dinas Bina Marga dan Sumberdaya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang, dapat segera turun tangan guna melakukan perbaikan. Warga berharap perbaikan kali ini menggunakan beton (rigid pavement) agar lebih tahan lama, bukan sekadar tambal sulam yang cepat rusak kembali.

“Kami minta diusut kenapa baru sebentar sudah rusak. Kami butuh jalan yang awet, bukan yang baru tiga empat tahun dibangun sudah rusak parah begini,,” tegas warga.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kabupaten Tangerang maupun dinas terkait mengenai rencana perbaikan di ruas jalan tersebut. (Nurdin)